This blog only provide light stories that may be helpful and add to the experience of the reader
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Rabu, 27 Mei 2015
Sabtu, 01 Maret 2014
Logika" dan "Takdir"
Ada dua orang bersahabat, yang satu bernama "Logika" dan yang satunya lagi bernama "Takdir". Keduanya naik mobil dalam sebuah perjalanan yang panjang…
Di tengah perjalan mobil mereka kehabisan bahan bakar.
Keduanya berusaha melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sebelum datang waktu malam.
Keduanya berusaha menemukan tempat beristirahat, setelah itu baru melanjutkan lagi perjalanan.
Si Logika memutuskan untuk tidur di bawah sebatang pohon. Sedangkan si Takdir memilih tidur di tengah jalan.
Logika berkata kepada Takdir: Kamu gila! Kamu menjatuhkan dirimu kepada kematian. Boleh jadi ketika kamu tidur ada mobil yang lewat dan melindas tubuhmu. Takdir menjawab: Saya tidak akan tidur kecuali di tengah jalan ini. Boleh jadi ada mobil yang datang lalu ia melihatku dan mengajakku bersamanya.
Akhirnya Logika betul-betul tidur di bawah pohon dan Takdir tidur di tengah jalan.
Tidak beberapa lama setelah keduanya tertidur lewat sebuah mobil besar dalam kecepatan tinggi. Tatkala ia melihat seseorang tidur di tengah jalan, ia berusaha berhenti dengan mendadak, tapi sayang ia tidak bisa.
Akhirnya ia membanting stir dan mobil itu berbelok ke arah pohon dan langsung menabrak Logika, dan selamatlah si Takdir.
Inilah kenyataan hidup, Takdir memainkan peranannya di tengah-tengah manusia. Kadang-kadang sekalipun ia bertentangan dengan Logika.
Maka boleh jadi terjadinya delay dalam penerbangan ada keselamatan di balik itu.
Boleh jadi tertunda kita mendapatkan hak kita krn ada hak orang lain yang selama ini kita abaikan dan kita tidak memperdulikan.
Boleh jadi kita terlambat menikah ada keberkahan di balik itu.
Boleh jadi kita belum dikaruniai anak ada kebaikan di balik itu.
Boleh jadi ditolaknya lamaran kerja kita ada hikmah besar di balik itu.
Tertundanya pertolongan dan kemenangan pasti ada manfaat yang sangat besar di belakang itu.
"Boleh jadi kalian membenci sesuatu padahal ia baik bagimu."
Oleh karena itu, optimislah selalu.....dan tetap semangat..
Di tengah perjalan mobil mereka kehabisan bahan bakar.
Keduanya berusaha melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sebelum datang waktu malam.
Keduanya berusaha menemukan tempat beristirahat, setelah itu baru melanjutkan lagi perjalanan.
Si Logika memutuskan untuk tidur di bawah sebatang pohon. Sedangkan si Takdir memilih tidur di tengah jalan.
Logika berkata kepada Takdir: Kamu gila! Kamu menjatuhkan dirimu kepada kematian. Boleh jadi ketika kamu tidur ada mobil yang lewat dan melindas tubuhmu. Takdir menjawab: Saya tidak akan tidur kecuali di tengah jalan ini. Boleh jadi ada mobil yang datang lalu ia melihatku dan mengajakku bersamanya.
Akhirnya Logika betul-betul tidur di bawah pohon dan Takdir tidur di tengah jalan.
Tidak beberapa lama setelah keduanya tertidur lewat sebuah mobil besar dalam kecepatan tinggi. Tatkala ia melihat seseorang tidur di tengah jalan, ia berusaha berhenti dengan mendadak, tapi sayang ia tidak bisa.
Akhirnya ia membanting stir dan mobil itu berbelok ke arah pohon dan langsung menabrak Logika, dan selamatlah si Takdir.
Inilah kenyataan hidup, Takdir memainkan peranannya di tengah-tengah manusia. Kadang-kadang sekalipun ia bertentangan dengan Logika.
Maka boleh jadi terjadinya delay dalam penerbangan ada keselamatan di balik itu.
Boleh jadi tertunda kita mendapatkan hak kita krn ada hak orang lain yang selama ini kita abaikan dan kita tidak memperdulikan.
Boleh jadi kita terlambat menikah ada keberkahan di balik itu.
Boleh jadi kita belum dikaruniai anak ada kebaikan di balik itu.
Boleh jadi ditolaknya lamaran kerja kita ada hikmah besar di balik itu.
Tertundanya pertolongan dan kemenangan pasti ada manfaat yang sangat besar di belakang itu.
"Boleh jadi kalian membenci sesuatu padahal ia baik bagimu."
Oleh karena itu, optimislah selalu.....dan tetap semangat..
Kamis, 06 Februari 2014
Copas BBM
When I was young and free,
and had no limits for my imaginations,
Ketika aku masih muda, dan bebas untuk berkhayal
I dreamed of changing the world.
Aku bermimpi untuk mengubah dunia
As I grew older and wiser,
I discovered the world would not change.
Seiring dengan bertambahnya usia dan kearifanku,
kudapati bahwa dunia tak kunjung berubah
If the world didn't change,
why wouldn't we change ourselves become better?
Jika dunia tidak bisa berubah, mengapa bukan kita aja yang berubah jadi lebih baik
If one person can change better, he will contaminate the world by his kindness
Jika setiap org b'ubah jadi lebih baik, tentunya dia akan menularkan kebaikannya pada orang lain
Let's try to make kindness in Love to be "a contagious disease" for the world
Mari kita jadikan kebaikan yang penuh Cinta sbagai "penyakit menular" di bumi ini :D
and had no limits for my imaginations,
Ketika aku masih muda, dan bebas untuk berkhayal
I dreamed of changing the world.
Aku bermimpi untuk mengubah dunia
As I grew older and wiser,
I discovered the world would not change.
Seiring dengan bertambahnya usia dan kearifanku,
kudapati bahwa dunia tak kunjung berubah
If the world didn't change,
why wouldn't we change ourselves become better?
Jika dunia tidak bisa berubah, mengapa bukan kita aja yang berubah jadi lebih baik
If one person can change better, he will contaminate the world by his kindness
Jika setiap org b'ubah jadi lebih baik, tentunya dia akan menularkan kebaikannya pada orang lain
Let's try to make kindness in Love to be "a contagious disease" for the world
Mari kita jadikan kebaikan yang penuh Cinta sbagai "penyakit menular" di bumi ini :D
Senin, 11 November 2013
Renungan malam ...
Seringkali aku berkata,
Ketika semua orang memuji milikku
Bahwa sesungguhnya ini hanyalah titipan
Bahwa mobilku hanyalah titipan-Nya
Bahwa rumahku hanyalah titipan-Nya
Bahwa hartaku hanyalah titipan-Nya
Bahwa putraku hanyalah titipan-Nya
Tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya:
Mengapa Dia menitipkan padaku ?
Untuk apa Dia menitipkan ini padaku ?
Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik-Nya itu ?
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku ?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ?
Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah
Kusebut itu sebagai ujian, kusebut itu sebagai petaka
Kusebut itu sebagai panggilan apa saja untuk melukiskan kalau itu adalah derita
Ketika aku berdoa, kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku
Aku ingin lebih banyak harta,
ingin lebih banyak mobil,
lebih banyak popularitas, dan
kutolak sakit,
kutolak kemiskinan,
seolah semua "derita" adalah hukuman bagiku
Seolah keadilan dan kasih-Nya harus berjalan seperti matematika:
Aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh dariku, dan nikmat dunia kerap menghampiriku.
Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan kekasih
Kuminta Dia membalas "perlakuan baikku",
Dan menolak keputusan-Nya yang tak sesuai keinginanku
Duh Gusti,
Padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan matiku hanya untuk beribadah.
"Ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja"
(Puisi terakhir W.S. Rendra yang dituliskannya diatas ranjang RS)
Jika sudah pernah membacanya... Renungkan kembali, inilah yg sering terjadi pada sebagian hidup kita, termasuk saya, ampuni hamba ya Allah...
Rabb, Engkaulah Kekasihku...
Ketika semua orang memuji milikku
Bahwa sesungguhnya ini hanyalah titipan
Bahwa mobilku hanyalah titipan-Nya
Bahwa rumahku hanyalah titipan-Nya
Bahwa hartaku hanyalah titipan-Nya
Bahwa putraku hanyalah titipan-Nya
Tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya:
Mengapa Dia menitipkan padaku ?
Untuk apa Dia menitipkan ini padaku ?
Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik-Nya itu ?
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku ?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ?
Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah
Kusebut itu sebagai ujian, kusebut itu sebagai petaka
Kusebut itu sebagai panggilan apa saja untuk melukiskan kalau itu adalah derita
Ketika aku berdoa, kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku
Aku ingin lebih banyak harta,
ingin lebih banyak mobil,
lebih banyak popularitas, dan
kutolak sakit,
kutolak kemiskinan,
seolah semua "derita" adalah hukuman bagiku
Seolah keadilan dan kasih-Nya harus berjalan seperti matematika:
Aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh dariku, dan nikmat dunia kerap menghampiriku.
Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan kekasih
Kuminta Dia membalas "perlakuan baikku",
Dan menolak keputusan-Nya yang tak sesuai keinginanku
Duh Gusti,
Padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan matiku hanya untuk beribadah.
"Ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja"
(Puisi terakhir W.S. Rendra yang dituliskannya diatas ranjang RS)
Jika sudah pernah membacanya... Renungkan kembali, inilah yg sering terjadi pada sebagian hidup kita, termasuk saya, ampuni hamba ya Allah...
Rabb, Engkaulah Kekasihku...
3 Hal Dalam Kehidupan
Ada 3 Hal yang dapat mghancurkan hidup seseorang :
. Kemarahan
. Keangkuhan
. Dendam
•Ada 3 Hal yang tidak boleh hilang : . Harapan . Keikhlasan . Kejujuran
•Ada 3 Hal yangg paling berharga : . Kasih Sayang . Cinta . Kebaikan
•Ada 3 Hal dalam hidup yang tidak pernah pasti : . Kekayaan . Kesuksesan . Mimpi
•Ada 3 Hal yang membentuk watak seseorang : . Komitmen . Ketulusan . Kerja keras
•Ada 3 Hal yang membuat kita sukses : . Tekad . Kemauan . Fokus
•Ada 3 Hal yang tidak pernah kita tahu : . Rezeki . Umur . Jodoh
TAPI...,
•Ada 3 Hal dalam hidup yang PASTI : . Tua . Sakit . Kematian.
Ya Allah, dia yang membaca ini adalah orang baik, kuat, sabar, sayangilah dia serta kasihilah dia. mudahkan rizkinya, sehatkan badannya. Jika dia melangkah, selamatkanlah dia, mudahkan langkahnya..Amin
•Ada 3 Hal yang tidak boleh hilang : . Harapan . Keikhlasan . Kejujuran
•Ada 3 Hal yangg paling berharga : . Kasih Sayang . Cinta . Kebaikan
•Ada 3 Hal dalam hidup yang tidak pernah pasti : . Kekayaan . Kesuksesan . Mimpi
•Ada 3 Hal yang membentuk watak seseorang : . Komitmen . Ketulusan . Kerja keras
•Ada 3 Hal yang membuat kita sukses : . Tekad . Kemauan . Fokus
•Ada 3 Hal yang tidak pernah kita tahu : . Rezeki . Umur . Jodoh
TAPI...,
•Ada 3 Hal dalam hidup yang PASTI : . Tua . Sakit . Kematian.
Ya Allah, dia yang membaca ini adalah orang baik, kuat, sabar, sayangilah dia serta kasihilah dia. mudahkan rizkinya, sehatkan badannya. Jika dia melangkah, selamatkanlah dia, mudahkan langkahnya..Amin
Rabu, 17 Juli 2013
Titik Hitam pada Selembar Kertas
Seorang motivator bisnis yg terkenal, Jim Rohn, diundang sebuah perusahaan untuk melakukan motivasi memacu semangat karyawannya yang sudah mengendor.
Dalam presentasinya, Jim Rohn mengambil satu kertas putih yang besar, kemudian dia membuat sebuah titik hitam kecil dengan pen persis di tengah kertas itu.
Dia kemudian memperlihatkan kertas itu kepada semua orang yang hadir. Lalu bertanya, "Apakah yang dapat lihat di kertas ini?"
Dengan cepatnya seorang pria langsung menjawab "Saya melihat sebuah titik hitam."
"Baik, apa lagi yang kamu lihat selain titik hitam?" Jim kembali bertanya.
Yang lainnya terus memberikan jawaban yang sama : "Hanya sebuah titik hitam."
"Tidakkah kamu melihat yang lainnya, selain titik hitam?"
Jim bertanya terus mengejar jawaban lain.
"Tidak" dengan serentak, hampir seluruh pengunjung itu menjawabnya.
"Bagaimana dengan lembaran kertas putih ini?" Jim kembali bertanya "Saya yakin kamu semua pasti melihatnya, tetapi mengapa tidak ada yang memperhatikannya?
Dan hanya melihat pada sebuah titik kecil saja?"
Jim kemudian menjelaskan :
"Dalam hidup ini, kita juga selalu lalai dan mengabaikan akan banyak hal-hal yang baik, hal-hal yang dahsyat, hal-hal yang cermerlang, hal-hal yang indah, yang kita miliki atau pernah terjadi di sekitar kita, dan kita selalu hanya fokus dan memberikan perhatian pada masalah kecil, masalah sepele, masalah keuangan, masalah kekecewaan, masalah kegagalan.
Masalah kita itu, persis seperti sebuah titik hitam kecil, dalam lembaran kertas besar ini.
Masalah itu hanyalah kecil dan tidak signifikan, jika kita dapat meluaskan pandangan kita untuk melihat dalam hidup kita, persis seperti kita lihat seluruh lembaran kertas ini, maka titik hitam tadi sangat kecil dan hampir tidak berarti."
Apakah kita termasuk orang yang juga selalu melihat titik hitam itu ? Semoga tidak ya
Have a nice day.
Rabu, 10 Juli 2013
RAJAWALI
Burung rajawali memiliki beberapa musuh, salah satunya adalah burung gagak, yang selalu berteriak dan mengganggu.
Kenyataannya, kita juga memiliki beberapa burung gagak dalam hidup ini, bahkan mungkin punya sekumpulan dari mereka. Beberapa orang menjengkelkan, mereka mengganggu jika dibiarkan.
Kita perlu mengambil pelajaran dari burung rajawali. Saat seekor burung rajawali sedang keluar terbang, seringkali gagak akan datang mengikutinya dari belakang dan mulai mengganggu, mengolok dan membuatnya jengkel.
Untuk mengusir musuhnya, rajawali hanya merentangkan sayapnya sepanjang 8 kaki, memperhatikan tekanan udara dan naik lebih tinggi sehingga mencapai ketinggian tertentu di mana tidak ada burung lain yang dapat terbang. Bahkan burung gagakpun tidak bisa bernafas di sana.
Dengan cara yang sama, jika ingin menyingkirkan gangguan, kita perlu naik lebih tinggi, jangan pernah turun ke bawah. Jangan berdebat dan berusaha untuk balas dendam;
Jadilah orang yang berjiwa besar, hiduplah dalam kasih, bersikaplah berani memberkati bahkan musuh-musuh. Akhirnya, burung gagak tidak bisa bersaing dengan burung rajawali...
Jika orang merendahkan diri kita, itu artinya kita sudah di posisi lebih tinggi dari orang tersebut...
Belajarlah untuk menjalani kehidupan ini dengan bijak. Naikkan kualitas hidup untuk mengatasi persoalan, jangan biarkan orang lain menarik diri kita ke dalam konflik/perpecahan yang membuat diri kita gusar/emosi..
Jadilah seperti rajawali.
Senin, 10 Juni 2013
OPPORTUNITY
Ketika segalanya "sudah pasti" dunia bisnis malah lesu, karena tidak ada PERSAINGAN.
Ketidak pastian konon justru memunculkan 'OPPORTUNITY'.
"The Chinese use two brush strokes to write the word 'crisis.' One brush stroke stands for danger; the other for opportunity. In a crisis, be aware of the danger--but recognize the opportunity." ― John F. Kennedy.
Ketidak pastian konon justru memunculkan 'OPPORTUNITY'.
"The Chinese use two brush strokes to write the word 'crisis.' One brush stroke stands for danger; the other for opportunity. In a crisis, be aware of the danger--but recognize the opportunity." ― John F. Kennedy.
Jumat, 10 Mei 2013
Renungan Pagi
Satu pohon dapat membuat jutaan batang korek api,
Tapi satu batang korek api dapat membakar jutaan pohon.
Jadi Satu pikiran negatif dapat membakar semua pikiran positif.
Korek api mempunyai kepala, tetapi tidak mempunyai otak,
Oleh karena itu setiap kali ada gesekan kecil, sang korek api langsung terbakar.
Kita mempunyai kepala, & juga otak, seharusnya kita tidak mudah terbakar emosi hanya karena gesekan kecil.
Ketika burung hidup, ia makan semut.
Ketika burung mati, semut memakan burung.
Waktu terus berputar sepanjang jaman.
Siklus kehidupan terus berlanjut.
Jangan merendahkan siapapun dalam hidup.
Akan tetapi kita harus menunjukkan penghargaan pada orang lain.
Bukan karena siapa mereka, tetapi karena siapakah diri kita sendiri.
Kita mungkin berkuasa tapi waktu lebih berkuasa dari pada kita.
Waktu kita sedang berjaya, kita merasa banyak teman di sekeliling kita, kita percaya diri melakukan apa saja.
Waktu kita tak berdaya, barulah kita tahu siapa saja sahabat sejati kita.
Waktu kita terpuruk, kita baru sadar selama ini siapa saja teman yang hanya memperalat & menggunakan kita...
Waktu kita sakit, kita baru tahu bahwa sehat itu sangat penting, jauh melebihi harta.
Manakala kita miskin, kita baru tahu jadi orang harus banyak memberi, bersedekah & saling membantu.
Ketika kita tua, kita baru tahu kalau masih banyak yang belum dikerjakan.
Setelah diambang ajal, kita baru tahu ternyata begitu banyak waktu yang terbuang sia-sia.
Hidup tidaklah lama, sudah saatnya kita bersama, membuat
HIDUP LEBIH BERHARGA :
Saling menghargai
Saling membantu & memberi
Saling mendukung
Jadilah teman setia tanpa syarat. Jauhkan niat jahat untuk mencelakai teman atau memaksa seseorang melakukan suatu hal yang menyimpang untuk kepentingan pribadi kita.
Jadilah teman setia tanpa syarat.
Jauhkan niat jahat untuk mencelakai teman atau menusuknya dari belakang dengan mencari muka demi kepentingan pribadi kita.
Tapi satu batang korek api dapat membakar jutaan pohon.
Jadi Satu pikiran negatif dapat membakar semua pikiran positif.
Korek api mempunyai kepala, tetapi tidak mempunyai otak,
Oleh karena itu setiap kali ada gesekan kecil, sang korek api langsung terbakar.
Kita mempunyai kepala, & juga otak, seharusnya kita tidak mudah terbakar emosi hanya karena gesekan kecil.
Ketika burung hidup, ia makan semut.
Ketika burung mati, semut memakan burung.
Waktu terus berputar sepanjang jaman.
Siklus kehidupan terus berlanjut.
Jangan merendahkan siapapun dalam hidup.
Akan tetapi kita harus menunjukkan penghargaan pada orang lain.
Bukan karena siapa mereka, tetapi karena siapakah diri kita sendiri.
Kita mungkin berkuasa tapi waktu lebih berkuasa dari pada kita.
Waktu kita sedang berjaya, kita merasa banyak teman di sekeliling kita, kita percaya diri melakukan apa saja.
Waktu kita tak berdaya, barulah kita tahu siapa saja sahabat sejati kita.
Waktu kita terpuruk, kita baru sadar selama ini siapa saja teman yang hanya memperalat & menggunakan kita...
Waktu kita sakit, kita baru tahu bahwa sehat itu sangat penting, jauh melebihi harta.
Manakala kita miskin, kita baru tahu jadi orang harus banyak memberi, bersedekah & saling membantu.
Ketika kita tua, kita baru tahu kalau masih banyak yang belum dikerjakan.
Setelah diambang ajal, kita baru tahu ternyata begitu banyak waktu yang terbuang sia-sia.
Hidup tidaklah lama, sudah saatnya kita bersama, membuat
HIDUP LEBIH BERHARGA :
Saling menghargai
Saling membantu & memberi
Saling mendukung
Jadilah teman setia tanpa syarat. Jauhkan niat jahat untuk mencelakai teman atau memaksa seseorang melakukan suatu hal yang menyimpang untuk kepentingan pribadi kita.
Jadilah teman setia tanpa syarat.
Jauhkan niat jahat untuk mencelakai teman atau menusuknya dari belakang dengan mencari muka demi kepentingan pribadi kita.
Selasa, 12 Februari 2013
UANG BERBICARA
Copas dari tetangga sebelah....UANG BERBICARA:
Namaku UANG,... aku tidak memiliki wajah cantik, fisik yang kuat..namun aku punya kemampuan untuk merombak tatanan dunia.
Mengatur negara:
Percaya tidak..? Lihat gejolakan mata uang dunia, lihat kebangkrutan anggota Uni Eropa satu persatu, anda akan tahu kekuatanku betapa besarnya. Sehingga semua negara akan merubah kebijakan-kebijakan karena aku.
Dulu seluruh dunia mengangap US dollar yang terhebat, terus Euro, sekarang semua anggap Renmingpi yang paling hebat.
Tapi aku tahu diriku, aku tuh suka berubah-ubah susah dipredikisi, bisa sangat mahal, tiba-tiba bisa sangat murah, bahkan tidak ada nilai.
Merubah Perilaku Manusia:
Manusia terhipnotis karena aku. Aduh...berapa banyak orang karena aku, menjual kepribadian, menjual tubuh, menghianati temen......
Aku tidak mengerti perbedaan orang saleh dan bandit, tapi manusia memakai aku menjadi patokan derajat, menentukan kaya dan miskin.
Aku juga bukan iblis loh, tapi ada orang demi aku melakukan kekejian.
Aku juga bukan orang ketiga, tapi banyak suami istri gara-gara aku akhirnya pisah.
Aku juga bukan Tuhan loh, tapi manusia menyembah aku seperti menyembah Tuhan, bahkan hamba-hamba Tuhan lebih menghormati aku daripada menghormati Tuhan, padahal Tuhan sudah pesen jangan jadi hamba uang.
Seharusnya aku melayani manusia, tapi kenapa koq malah manusia mau jadi budakku.
Aku tidak pernah mengorbankan diriku untuk siapa pun, tapi banyak orang rela mati demi aku.
Sorry ya ,aku hanya bisa menjadi alat bayar bon obat anda, tapi tidak mampu memperpanjang nyawa anda.
Kalau suatu hari anda harus jalan dipanggil Tuhan, aku tidak akan bisa nemenin anda, anda harus jalan sendiri bertemu dengan sang Pencipta lalu menerima penghakimanNYA....
Saat itu, Tuhan pasti akan hitung-hitungan dengan anda, apakah waktu hidup anda menggunakan aku dengan baik, atau sebaliknya menjadikan aku sebagai Tuhan.
Ini informasi terakhirku, aku tuh ga ada loh disurga, jadi jangan mencari aku disana.
Love you all
Namaku UANG,... aku tidak memiliki wajah cantik, fisik yang kuat..namun aku punya kemampuan untuk merombak tatanan dunia.
Mengatur negara:
Percaya tidak..? Lihat gejolakan mata uang dunia, lihat kebangkrutan anggota Uni Eropa satu persatu, anda akan tahu kekuatanku betapa besarnya. Sehingga semua negara akan merubah kebijakan-kebijakan karena aku.
Dulu seluruh dunia mengangap US dollar yang terhebat, terus Euro, sekarang semua anggap Renmingpi yang paling hebat.
Tapi aku tahu diriku, aku tuh suka berubah-ubah susah dipredikisi, bisa sangat mahal, tiba-tiba bisa sangat murah, bahkan tidak ada nilai.
Merubah Perilaku Manusia:
Manusia terhipnotis karena aku. Aduh...berapa banyak orang karena aku, menjual kepribadian, menjual tubuh, menghianati temen......
Aku tidak mengerti perbedaan orang saleh dan bandit, tapi manusia memakai aku menjadi patokan derajat, menentukan kaya dan miskin.
Aku juga bukan iblis loh, tapi ada orang demi aku melakukan kekejian.
Aku juga bukan orang ketiga, tapi banyak suami istri gara-gara aku akhirnya pisah.
Aku juga bukan Tuhan loh, tapi manusia menyembah aku seperti menyembah Tuhan, bahkan hamba-hamba Tuhan lebih menghormati aku daripada menghormati Tuhan, padahal Tuhan sudah pesen jangan jadi hamba uang.
Seharusnya aku melayani manusia, tapi kenapa koq malah manusia mau jadi budakku.
Aku tidak pernah mengorbankan diriku untuk siapa pun, tapi banyak orang rela mati demi aku.
Sorry ya ,aku hanya bisa menjadi alat bayar bon obat anda, tapi tidak mampu memperpanjang nyawa anda.
Kalau suatu hari anda harus jalan dipanggil Tuhan, aku tidak akan bisa nemenin anda, anda harus jalan sendiri bertemu dengan sang Pencipta lalu menerima penghakimanNYA....
Saat itu, Tuhan pasti akan hitung-hitungan dengan anda, apakah waktu hidup anda menggunakan aku dengan baik, atau sebaliknya menjadikan aku sebagai Tuhan.
Ini informasi terakhirku, aku tuh ga ada loh disurga, jadi jangan mencari aku disana.
Love you all
Jumat, 21 Desember 2012
Renungan Memperingati Hari IBU
Suatu hari, seorang pria berdoa dalam keadaan marah dan emosi. Ia sebal pada pasangannya yang seringkali menangis dan memanfaatkan air mata di setiap perdebatannya. Ia bosan. Sungguh bosan.
Tak mau terlibat dalam emosi yang negatif, iapun sujud dan berdoa, meminta pertolongan pada Tuhan.
"Tuhan, mengapa sih wanita sering menangis? Aku bosan dan jenuh melihat dan mendengarnya," keluh pria itu.
Jawab Tuhan kepadanya:
"Karena wanita itu unik. AKU menciptakannya tidak sama seperti kamu. Ia adalah makhluk yang istimewa.
KU kuatkan bahunya untuk menjaga anak-anakmu kelak
KU lembutkan hatinya untuk memberimu rasa aman
KU kuatkan rahimnya untuk menyimpan benih manusia
KU teguhkan pribadinya untuk terus berjuang saat yang lain menyerah
KU beri naluri untuk tetap menyayangi walau dikhianati dan disakiti oleh orang yang disayangi
KU hembuskan kasih sayang agar ia bisa mencurahimu dengan perhatian
KU buat matanya lentik karena ia akan menjadi jendela kedamaian
KU buat senyumnya merekah seperti mahkota bunga untuk membuatmu tetap mengingat indahnya dunia
KU buat tangannya terampil untuk menjagamu agar tak pernah kekurangan
Tapi jika suatu saat ia menangis...
Itu karena AKU memberikannya air mata untuk membasuh luka batin dan memberikan kekuatan yang baru. Bukanlah sebuah tanda kelemahan dan kekalahan."
Pria itupun tertegun sejenak. Diambilnya langkah bergegas, dipeluk dan diusapnya air mata di pipi orang yang dicintainya. "Aku akan membantumu menghapus luka batin itu..."
Lelaki hebat bukan lelaki yang memiliki harta dan ketampanan, tetapi lelaki yang bisa mengerti akan perasaan wanita yang dicintainya.
SELAMAT HARI IBU
Tak mau terlibat dalam emosi yang negatif, iapun sujud dan berdoa, meminta pertolongan pada Tuhan.
"Tuhan, mengapa sih wanita sering menangis? Aku bosan dan jenuh melihat dan mendengarnya," keluh pria itu.
Jawab Tuhan kepadanya:
"Karena wanita itu unik. AKU menciptakannya tidak sama seperti kamu. Ia adalah makhluk yang istimewa.
KU kuatkan bahunya untuk menjaga anak-anakmu kelak
KU lembutkan hatinya untuk memberimu rasa aman
KU kuatkan rahimnya untuk menyimpan benih manusia
KU teguhkan pribadinya untuk terus berjuang saat yang lain menyerah
KU beri naluri untuk tetap menyayangi walau dikhianati dan disakiti oleh orang yang disayangi
KU hembuskan kasih sayang agar ia bisa mencurahimu dengan perhatian
KU buat matanya lentik karena ia akan menjadi jendela kedamaian
KU buat senyumnya merekah seperti mahkota bunga untuk membuatmu tetap mengingat indahnya dunia
KU buat tangannya terampil untuk menjagamu agar tak pernah kekurangan
Tapi jika suatu saat ia menangis...
Itu karena AKU memberikannya air mata untuk membasuh luka batin dan memberikan kekuatan yang baru. Bukanlah sebuah tanda kelemahan dan kekalahan."
Pria itupun tertegun sejenak. Diambilnya langkah bergegas, dipeluk dan diusapnya air mata di pipi orang yang dicintainya. "Aku akan membantumu menghapus luka batin itu..."
Lelaki hebat bukan lelaki yang memiliki harta dan ketampanan, tetapi lelaki yang bisa mengerti akan perasaan wanita yang dicintainya.
SELAMAT HARI IBU
Selasa, 20 November 2012
ANDAI HARI INI AKU DIMAKAMKAN
Hari ini ku mati,
Perlahan...
Tubuhku ditutup tanah.
Perlahan...
Semua pergi meninggalkanku...
Masih terdengar jelas langkah² terakhir mereka,
Aku sendirian,
Di tempat gelap yang tak pernah terbayang,
Sendiri,
Menunggu pertanyaan malaikat...
Belahan hati,
Belahan jiwa pun pergi.
Apa lagi sekedar kawan dekat atau orang lain.
Aku bukan siapa² lagi bagi mereka...
Sanak keluarga menangis,
Sangat pedih,
Aku pun demikian,
Tak kalah sedih...
Tetapi aku tetap sendiri,
Disini, menunggu perhitungan.
Menyesal sudah tak mungkin.
Tobat tak lagi dianggap,
Dan maaf pun tak bakal didengar,
Aku benar² harus sendiri...
Ya Allah...
Jika Engkau beri aku 1 lagi kesempatan,
Jika Engkau pinjamkan lagi beberapa hari milikMU,
Untuk aku perbaiki diriku,
Aku ingin memohon maaf pada mereka...
Yang selama ini telah merasakan zalimku,
Yang selama ini sengsara karena aku,
Tersakiti karena aku...
Aku akan kembalikan jika ada harta kotor ini yg telah kukumpulkan,
Yang bahkan kumakan,
Ya Allah beri lagi aku beberapa hari milik-Mu,
Untuk berbakti kepada Ayah & Ibu tercinta...
Teringat kata² kasar & keras yang menyakitkan hati mereka,
Maafkan aku Ayah & Ibu, mengapa tak kusadari betapa besar kasih sayangmu,
Beri juga ya Allah aku waktu untuk berkumpul dengan keluargaku,
Menyenangkan saudara²ku..
Untuk sungguh² beramal soleh.
Aku sungguh ingin bersujud dihadapan-Mu lebih lama lagi..
Begitu menyesal diri ini.
Kesenangan yang pernah kuraih dulu,
Tak ada artinya sama sekali...
Mengapa kusia²kan waktu hidup yang hanya sekali itu...?
Andai aku bisa putar ulang waktu itu...
Aku dimakamkan hari ini,
Dan ketika semua menjadi tak termaafkan,
Dan ketika semua menjadi terlambat,
Dan ketika aku harus sendiri...
Untuk waktu yang tak terbayangkan sampai yaumul hisab & dikumpulkan di Padang Mashar...
Karya : Remy Soetansyah
1 Mei 2012
(Seorang sastrawan Jurnalist yang baru Meninggal kemarin).
Perlahan...
Tubuhku ditutup tanah.
Perlahan...
Semua pergi meninggalkanku...
Masih terdengar jelas langkah² terakhir mereka,
Aku sendirian,
Di tempat gelap yang tak pernah terbayang,
Sendiri,
Menunggu pertanyaan malaikat...
Belahan hati,
Belahan jiwa pun pergi.
Apa lagi sekedar kawan dekat atau orang lain.
Aku bukan siapa² lagi bagi mereka...
Sanak keluarga menangis,
Sangat pedih,
Aku pun demikian,
Tak kalah sedih...
Tetapi aku tetap sendiri,
Disini, menunggu perhitungan.
Menyesal sudah tak mungkin.
Tobat tak lagi dianggap,
Dan maaf pun tak bakal didengar,
Aku benar² harus sendiri...
Ya Allah...
Jika Engkau beri aku 1 lagi kesempatan,
Jika Engkau pinjamkan lagi beberapa hari milikMU,
Untuk aku perbaiki diriku,
Aku ingin memohon maaf pada mereka...
Yang selama ini telah merasakan zalimku,
Yang selama ini sengsara karena aku,
Tersakiti karena aku...
Aku akan kembalikan jika ada harta kotor ini yg telah kukumpulkan,
Yang bahkan kumakan,
Ya Allah beri lagi aku beberapa hari milik-Mu,
Untuk berbakti kepada Ayah & Ibu tercinta...
Teringat kata² kasar & keras yang menyakitkan hati mereka,
Maafkan aku Ayah & Ibu, mengapa tak kusadari betapa besar kasih sayangmu,
Beri juga ya Allah aku waktu untuk berkumpul dengan keluargaku,
Menyenangkan saudara²ku..
Untuk sungguh² beramal soleh.
Aku sungguh ingin bersujud dihadapan-Mu lebih lama lagi..
Begitu menyesal diri ini.
Kesenangan yang pernah kuraih dulu,
Tak ada artinya sama sekali...
Mengapa kusia²kan waktu hidup yang hanya sekali itu...?
Andai aku bisa putar ulang waktu itu...
Aku dimakamkan hari ini,
Dan ketika semua menjadi tak termaafkan,
Dan ketika semua menjadi terlambat,
Dan ketika aku harus sendiri...
Untuk waktu yang tak terbayangkan sampai yaumul hisab & dikumpulkan di Padang Mashar...
Karya : Remy Soetansyah
1 Mei 2012
(Seorang sastrawan Jurnalist yang baru Meninggal kemarin).
Senin, 22 Oktober 2012
Ada 7 langkah yang anda dapat lakukan untuk menjadi sukses
1. Seriuslah terhadap masa depan anda. Buatlah keputusan sekarang ! Bahwa anda dapat mencapai kesuksesan anda dan tuliskan apa saja yang akan/ingin anda dapatkan pada saat anda meraihnya. Lakukan sesuatu mulai sekarang. Bila anda tidak melakukan berarti anda tidak serius terhadap kesuksesan anda
2.Kenalilah kelemahan anda. Anda harus bisa mengenali hal hal apa saja yang dapat membuat anda selalu kembali pada masa lalu anda yang penuh kegagalan. Apa saja yang perlu anda lakukan/perbaiki agar anda bisa mencapai kesuksesan.
3. Carilah lingkungan yang positif. Berkumpul dengan orang orang yang penuh dengan cita cita dan target dalam hidupnya akan membuat anda bersemangat dan ikut merasakan keyakinan mereka dan akan menular pada keyakinan anda sendiri. Anda tidak akan menjadi seekor elang apabila anda selalu berkumpul dengan sekelompok ayam.
4. Peliharalah kesehatan anda. Istirahat yang cukup, berolah raga dan mengkonsumsi bahan makanan tambahan yang dibutuhkan oleh tubuh anda sebagai orang yang aktif.
5. Visualisasi Positif. Kesuksesan dimulai dengan bagaimana anda melihat diri anda. Bila anda selalu melihat diri anda menjadi seorang yang sukses maka alam bawah sadar anda akan membawa anda ke arah sana.
6. Positif "Self Talk". Teruslah berbicara pada diri sendiri secara positif. Kontrollah segala pembicaraan anda dengan diri anda sendiri. Pilih kata yang positif. Anda tidak akan pernah sukses apabila anda melihat diri anda sebagai pecundang dan selalu berbicara pada diri sendiri bahwa anda tidak bisa. Apabila anda ragu terhadap diri anda, bagaimana orang lain akan percaya pada anda.
7. Lakukan tindakan yang positif. Lakukan dengan cepat. Lebih cepat lebih baik. semakin anda lebih baik, maka anda akan mendapatkan hal hal yang lebih baik. Hal hal baik tersebut akan membuat anda semakin mencintai diri anda sendiri. Semakin anda mencintai diri sendiri maka keyakinan anda terhadap diri anda sendiri semakin baik juga. Bila keyakinan anda semakin tinggi maka anda akan semakin disiplin. Kedisiplinan anda akan membuat anda maju terus apapun tantangannya. Anda tidak akan bisa dihentikan oleh siapapun untuk mencapai kesuksesan anda.
Inspirasi oleh Brian Tracy
Senin, 17 September 2012
Bersikap Terbuka & Selalu Tampak Gembira
"Jadilah orang yang gembira. Jangan memikirkan kegagalan hari ini, tapi pikirkan sukses yang mungkin datang di hari esok. Anda bisa jadi mendapatkan tugas yang sulit, tapi Anda akan sukses jika tekun dan gigih, dan merasakan kesenangan dalam mengatasi hambatan. Ingatlah, tidak ada hal yang sia-sia untuk meraih sesuatu yang indah" Helen Keller
Perilaku dan kebiasaan yang kita tunjukkan sehari-hari akan menentukan ke mana kita akan berada nantinya.
Orang yang selalu tertutup dan tidak. pernah merasa gembira dalam hidupnya, maka ia adalah orang yang paling malang.
Bukanlah mobil mewah, uang banyak, jabatan tinggi dan kecantikan yang membuat seseorang bahagia.
Kebahagiaan, kegembiraan dan keceriaan, semua itu datang dari dalam diri, dan hati kita
masing-masing.
Bersikap terbukalah pada orang lain, maka mereka akan lebih menghargai kita. Berpikirlah selalu positif, maka itu akan membuat kita menjadi lebih rileks dan jauh dari khawatir.
Tebarkan senyuman, dan ramah pada setiap orang, itu akan mencerminkan pribadi yang kita miliki.
Ranum hatinya, tidak pernah salah jika engkau ingin menjadi pribadi yang menyenangkan dan
selalu tampak gembira.
Semoga Allah selalu memberikan kebahagiaan.
Rabu, 04 April 2012
"5 FAKTA KESUKSESAN"
1. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN USIA KITA!
- Nelson Mandela, baru jadi presiden pada usia 76 tahun setelah masuk bui selama 27 Tahun.
- Steve Jobbs, sudah jadi jutawan usia 21 tahun.
- Kolonel Sanders (KFC), memulai bisnis pada umur 65 tahun.
- Winston Churchill, Seringkali gagal dan banyak hambatan, baru baru jadi PM Inggris usia 52 tahun.
- Bill Gates, sudah jadi manusia terkaya di dunia usia 41 tahun.
2. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN SUKU, AGAMA,BANGSA, WARNA KULIT DAN KETURUNAN.
- Barrack Obama : Keturunan Kulit Hitam pertama yang jadi Presiden Amerika Serikat saat ini.
- Jenderal Colin Powell & Martin Luther King : juga berkulit hitam.
- Confusius: anak yatim di negeri Tiongkok yang akhirnya menjadi Penasehat Kerajaan dengan sebutan Sang Bijak dan diakui sebagai Nabi oleh para pengikutnya.
- Charles Dickens : penulis cerita kanak-kanak Inggris, menulis di gudang, banyak naskahnya dibuang ke tong sampah oleh editornya.
3. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN ( CACAT ) FISIK.!
- Hellen Keller : Seorang Tuna Netra dan Tuna Rungu tapi berhasil menjadi Penulis dan Pendidik terkenal dunia.
- William Shakespeare: seorang penderita cacat kaki yang bisa menjadi penulis novel yang sangat terkenal yang sangat fenomenal dengan karya-karyanya.
- F.D. Roosevelt: waktu kecil terkena sakit polio tapi ia berhasil menjadi Presiden AS ke 32.
- Beethoven: Seorang Tuna Rungu tapi bisa menjadi komposer musik.
- Napoleon Bonaparte : Tubuhnya sangat pendek, wajah pun tidak menarik, tetapi dia menjadi pemimpin pasukan yang menaklukkan hampir seluruh Eropa.
- Anthony Robbins: hanya Lulusan SMA, dia juga kegemukan tapi dia merubah persepsi tentang penampilan dan cara diet, dia menjadi langsing dan menjadi motivator terkenal dunia.
4. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN TINGKAT PENDIDIKAN!
- Temujin adalah seorang yang tidak pernah mengenyam pendidikan selain menurut adat dan tradisi suku Mongol tapi dia bisa mengembangkan pasukannya menjadi Tentara yang paling Sukses didunia dan membangun Kerajaan Terluas Yang pernah ada di Dunia dan akhirnya dia dikenal dengna nama Jenghis Khan Sang Penakluk.
- Thomas Alfa Edison : Hanya berpendidikan SD tapi melahirkan 2000 paten yang masih banyak dipakai sekarang ini.
- Li Ka Shing: berhenti sekolah umur 14 tahun, pada usia 40an tahun dia sudah mempunyai armada perkapalan terbesar di asia dan dia menjadi orang terkaya di Hongkong.
- Henry Ford : tidak pernah duduk di bangku sekolah tapi bisa membangun sebuah pabrik Mobil .
- The Wright Brother : orang dari kalangan biasa saja dan tidak berpendidikan tinggi, tetapi merekalah yang menciptakan pesawat terbang pertama di dunia.
- Bill Gates, orang terkaya didunia, dia memulai bisnis setelah lulus SMA.
- Lawrence Ellison : drop out universitas, pendiri Oracle Corp, orang terkaya kedua didunia.
5. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN LATAR BELAKANG KELUARGA!
- Andrew Carnegie : bekerja usia 13 tahun, keluarga sangat miskin, menjadi Raja Besi Baja dunia.
- Walt Disney : waktu usia 20 tahun dia masih seorang pemuda miskin dan tidak terkenal tapi pada usia 30 tahun dia sudah menjadi usahawan terkenal.
- Abrahan Lincoln lahir dari keluarga miskin tapi bisa memimpin dan mempersatukan Amerika.
- Napolean Hill dilahirkan di keluarga miskin, ibunya meninggal saat dia kecil, akhirnya dia bisa menjadi guru motivasi terkenal dunia, bukunya Think and Grow Rich : menjadi acuan pertama bagi para motivator dunia.
- Bill Clinton : ayahnya meninggal ketika masih kecil, adiknya terlibat obat terlarang tapi dia menjadi salah satu Presiden tersukses Amerika .
Kita sama-sama punya tulang & daging dengan mereka semua, maka jika mereka bisa kita juga harusnya bisa!. Yang penting upayanya, urusan hasil itu ketentuan Sang Maha Penentu.
Bismillah....
Powered by Telkomsel BlackBerry®
- Nelson Mandela, baru jadi presiden pada usia 76 tahun setelah masuk bui selama 27 Tahun.
- Steve Jobbs, sudah jadi jutawan usia 21 tahun.
- Kolonel Sanders (KFC), memulai bisnis pada umur 65 tahun.
- Winston Churchill, Seringkali gagal dan banyak hambatan, baru baru jadi PM Inggris usia 52 tahun.
- Bill Gates, sudah jadi manusia terkaya di dunia usia 41 tahun.
2. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN SUKU, AGAMA,BANGSA, WARNA KULIT DAN KETURUNAN.
- Barrack Obama : Keturunan Kulit Hitam pertama yang jadi Presiden Amerika Serikat saat ini.
- Jenderal Colin Powell & Martin Luther King : juga berkulit hitam.
- Confusius: anak yatim di negeri Tiongkok yang akhirnya menjadi Penasehat Kerajaan dengan sebutan Sang Bijak dan diakui sebagai Nabi oleh para pengikutnya.
- Charles Dickens : penulis cerita kanak-kanak Inggris, menulis di gudang, banyak naskahnya dibuang ke tong sampah oleh editornya.
3. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN ( CACAT ) FISIK.!
- Hellen Keller : Seorang Tuna Netra dan Tuna Rungu tapi berhasil menjadi Penulis dan Pendidik terkenal dunia.
- William Shakespeare: seorang penderita cacat kaki yang bisa menjadi penulis novel yang sangat terkenal yang sangat fenomenal dengan karya-karyanya.
- F.D. Roosevelt: waktu kecil terkena sakit polio tapi ia berhasil menjadi Presiden AS ke 32.
- Beethoven: Seorang Tuna Rungu tapi bisa menjadi komposer musik.
- Napoleon Bonaparte : Tubuhnya sangat pendek, wajah pun tidak menarik, tetapi dia menjadi pemimpin pasukan yang menaklukkan hampir seluruh Eropa.
- Anthony Robbins: hanya Lulusan SMA, dia juga kegemukan tapi dia merubah persepsi tentang penampilan dan cara diet, dia menjadi langsing dan menjadi motivator terkenal dunia.
4. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN TINGKAT PENDIDIKAN!
- Temujin adalah seorang yang tidak pernah mengenyam pendidikan selain menurut adat dan tradisi suku Mongol tapi dia bisa mengembangkan pasukannya menjadi Tentara yang paling Sukses didunia dan membangun Kerajaan Terluas Yang pernah ada di Dunia dan akhirnya dia dikenal dengna nama Jenghis Khan Sang Penakluk.
- Thomas Alfa Edison : Hanya berpendidikan SD tapi melahirkan 2000 paten yang masih banyak dipakai sekarang ini.
- Li Ka Shing: berhenti sekolah umur 14 tahun, pada usia 40an tahun dia sudah mempunyai armada perkapalan terbesar di asia dan dia menjadi orang terkaya di Hongkong.
- Henry Ford : tidak pernah duduk di bangku sekolah tapi bisa membangun sebuah pabrik Mobil .
- The Wright Brother : orang dari kalangan biasa saja dan tidak berpendidikan tinggi, tetapi merekalah yang menciptakan pesawat terbang pertama di dunia.
- Bill Gates, orang terkaya didunia, dia memulai bisnis setelah lulus SMA.
- Lawrence Ellison : drop out universitas, pendiri Oracle Corp, orang terkaya kedua didunia.
5. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN LATAR BELAKANG KELUARGA!
- Andrew Carnegie : bekerja usia 13 tahun, keluarga sangat miskin, menjadi Raja Besi Baja dunia.
- Walt Disney : waktu usia 20 tahun dia masih seorang pemuda miskin dan tidak terkenal tapi pada usia 30 tahun dia sudah menjadi usahawan terkenal.
- Abrahan Lincoln lahir dari keluarga miskin tapi bisa memimpin dan mempersatukan Amerika.
- Napolean Hill dilahirkan di keluarga miskin, ibunya meninggal saat dia kecil, akhirnya dia bisa menjadi guru motivasi terkenal dunia, bukunya Think and Grow Rich : menjadi acuan pertama bagi para motivator dunia.
- Bill Clinton : ayahnya meninggal ketika masih kecil, adiknya terlibat obat terlarang tapi dia menjadi salah satu Presiden tersukses Amerika .
Kita sama-sama punya tulang & daging dengan mereka semua, maka jika mereka bisa kita juga harusnya bisa!. Yang penting upayanya, urusan hasil itu ketentuan Sang Maha Penentu.
Bismillah....
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Kamis, 09 Februari 2012
RENUNGAN PARA SUAMI UNTUK ISTRI
1. Hargai istrimu sebagaimana engkau menghargai ibumu, sebab istrimu juga seorang ibu dari anak-anakmu.
۞ *•.¸.•*۞
2. Jika marah boleh tidak berbicara dengan istrimu, tapi jangan bertengkar dengannya (membentaknya, mengatainya, memukulnya)
۞ *•.¸.•*۞
3. Jantung rumah adalah seorang istri. Jika hati istri mu tidak bahagia maka seisi rumah akan tampak seperti neraka (tidak ada canda tawa, manja, perhatian). Maka sayangi istrimu agar dia bahagia dan kau akan merasa seperti di surga.
۞ *•.¸.•*۞
4. Besar atau kecil gajimu, seorang istri tetap ingin diperhatikan. Dengan begitu maka istrimu akan selalu menyambutmu pulang dengan kasih sayang.
۞ *•.¸.•*۞
5. 2 orang yang tinggal 1 atap (menikah) tidak perlu gengsi, bertingkah, siapa menang siapa kalah. Karena keduanya bukan untuk bertanding melainkan teman hidup selamanya.
۞ *•.¸.•*۞
6. Diluar banyak wanita idaman melebihi istrimu. Namun mereka mencintaimu atas dasar apa yang kamu punya sekarang, bukan apa adanya dirimu. Saat kamu menemukan masa sulit, maka wanita tersebut akan meninggalkanmu dan punya pria idaman lain di belakangmu.
۞ *•.¸.•*۞
7. Banyak istri yang baik. Tapi diluar sana banyak pria yang ingin mempunyai istri yang baik dan mereka tidak mendapatkannya. Mereka akan menawarkan perlindungan terhadap istrimu. Maka jangan biarkan istrimu meninggalkan rumah karena kesedihan, Sebab ia akan sulit sekali untuk kembali.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
۞ *•.¸.•*۞
2. Jika marah boleh tidak berbicara dengan istrimu, tapi jangan bertengkar dengannya (membentaknya, mengatainya, memukulnya)
۞ *•.¸.•*۞
3. Jantung rumah adalah seorang istri. Jika hati istri mu tidak bahagia maka seisi rumah akan tampak seperti neraka (tidak ada canda tawa, manja, perhatian). Maka sayangi istrimu agar dia bahagia dan kau akan merasa seperti di surga.
۞ *•.¸.•*۞
4. Besar atau kecil gajimu, seorang istri tetap ingin diperhatikan. Dengan begitu maka istrimu akan selalu menyambutmu pulang dengan kasih sayang.
۞ *•.¸.•*۞
5. 2 orang yang tinggal 1 atap (menikah) tidak perlu gengsi, bertingkah, siapa menang siapa kalah. Karena keduanya bukan untuk bertanding melainkan teman hidup selamanya.
۞ *•.¸.•*۞
6. Diluar banyak wanita idaman melebihi istrimu. Namun mereka mencintaimu atas dasar apa yang kamu punya sekarang, bukan apa adanya dirimu. Saat kamu menemukan masa sulit, maka wanita tersebut akan meninggalkanmu dan punya pria idaman lain di belakangmu.
۞ *•.¸.•*۞
7. Banyak istri yang baik. Tapi diluar sana banyak pria yang ingin mempunyai istri yang baik dan mereka tidak mendapatkannya. Mereka akan menawarkan perlindungan terhadap istrimu. Maka jangan biarkan istrimu meninggalkan rumah karena kesedihan, Sebab ia akan sulit sekali untuk kembali.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Sabtu, 04 Februari 2012
Cearita Kesuksesan Seorang Anak
Ko Ahai , Ko Ayong, Ko Apong dan Ko Amin reuni makan-makan di Restoran, sambil ngeBIR, Mereka ngobrol dari sandal jepit sampai bakiak pasar.
Karena kantung kemih sudah penuh Ko Ahai pamit untuk buang air !
Saat itu terjadi pembicaraan yang serius Ko Ayong : "Bagaimana bisnis anakmu ko Apong ?
Ko Apong : "Sekarang anakku sudah jadi boss, pabriknya ada 2 buah. Tapi, saya bapaknya ngak pernah dibelikan apa-apa. Eh...., pas kemarin pacarnya 'Dewi' ulang tahun dibeliin BMW serie 7 baru, lagian No Polisi pakai namanya "D3WI", coba Lu pikir ngeselin ga !
Ko Amin nyela : "Lha anakku sekarang sudah jadi direktur perumahan.. Rumah bapaknya sudah doyong dibiarkan aja, tapi waktu kemarin pacarnya ulang tahun dibelikan rumah mewah di Kota Wisata"
Ko Ayong : "Anakku lebih parah lagi, jadi pialang saham . . Sekali dapat komisi saham Cepek Nopek Tiuw, tapi saya ini nggak pernah 1 senpun dikasih duit, tapi waktu pacarnya ulang tahun, dikasih Deposito 500 juta.
Ko Ahai balik dari WC sambil benerin lesleting celana barunya, nyeletuk "Lagi nyeritain apa sih, serius banget !"
Ko Ayong : "Ini lho, pada nyeritain anak-anak kita, anak Ko Ahai gimana?"
Ko Ahai : "Anakku satu satunya, tapi payah, berharap dia bisa jadi ABRI, eh malah jadi bencong... Tapi meskipun bencong, dia tetep anakku. ! Apalagi nasibnya bagus, anaknya baik dan pergaulannya luas, serta dicintai Teman-temannya, diapun sayang bapaknya. Setiap dapat rejeki, saya pasti diberi ! Kemarin pas dihari ulang tahun dia, ada temannya yang ngado BMW pakai No Pol D3Wi seperti Nama panggilannya, ada yang ngasi rumah di Kota Wisata, dan deposito 500 juta.! mengharukan katanya semua itu buat saya saja, dia tetap lebih seneng buka salon saja..."
Geduaaabruuuuk !!! Ko Ayong, Ko Apong, Ko Amin : pada jatuh PINGSAN..!
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Karena kantung kemih sudah penuh Ko Ahai pamit untuk buang air !
Saat itu terjadi pembicaraan yang serius Ko Ayong : "Bagaimana bisnis anakmu ko Apong ?
Ko Apong : "Sekarang anakku sudah jadi boss, pabriknya ada 2 buah. Tapi, saya bapaknya ngak pernah dibelikan apa-apa. Eh...., pas kemarin pacarnya 'Dewi' ulang tahun dibeliin BMW serie 7 baru, lagian No Polisi pakai namanya "D3WI", coba Lu pikir ngeselin ga !
Ko Amin nyela : "Lha anakku sekarang sudah jadi direktur perumahan.. Rumah bapaknya sudah doyong dibiarkan aja, tapi waktu kemarin pacarnya ulang tahun dibelikan rumah mewah di Kota Wisata"
Ko Ayong : "Anakku lebih parah lagi, jadi pialang saham . . Sekali dapat komisi saham Cepek Nopek Tiuw, tapi saya ini nggak pernah 1 senpun dikasih duit, tapi waktu pacarnya ulang tahun, dikasih Deposito 500 juta.
Ko Ahai balik dari WC sambil benerin lesleting celana barunya, nyeletuk "Lagi nyeritain apa sih, serius banget !"
Ko Ayong : "Ini lho, pada nyeritain anak-anak kita, anak Ko Ahai gimana?"
Ko Ahai : "Anakku satu satunya, tapi payah, berharap dia bisa jadi ABRI, eh malah jadi bencong... Tapi meskipun bencong, dia tetep anakku. ! Apalagi nasibnya bagus, anaknya baik dan pergaulannya luas, serta dicintai Teman-temannya, diapun sayang bapaknya. Setiap dapat rejeki, saya pasti diberi ! Kemarin pas dihari ulang tahun dia, ada temannya yang ngado BMW pakai No Pol D3Wi seperti Nama panggilannya, ada yang ngasi rumah di Kota Wisata, dan deposito 500 juta.! mengharukan katanya semua itu buat saya saja, dia tetap lebih seneng buka salon saja..."
Geduaaabruuuuk !!! Ko Ayong, Ko Apong, Ko Amin : pada jatuh PINGSAN..!
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Jumat, 03 Februari 2012
50 Kebiasaan Untuk Meraih Sukses
Sukses bermula dari mental. Anda bisa saja miskin namun jika Anda yakin bahwa Anda bisa sukses, maka itulah yang akan Anda raih. Demikian juga sebaliknya, jika seseorang terlahir kaya, namun tidak memiliki mental sukses, maka kelak ia pun bisa jatuh melarat.Tak peduli apa pun yang menjadi profesi kerja Anda sekarang, apakah karyawan rendahan atau bos sekalipun, Anda bisa meraih sukses dengan mengembangkan 50 kebiasaan sukses ini. Namun, ingat juga bahwa ukuran kesuksesan bukanlah uang, melainkan mental puas itu sendiri.
1.Carilah dan temukan kesempatan di mana orang lain saat orang lain gagal menemukannya.
2.Orang sukses melihat masalah sebagai bahan pembelajaranan bukannya kesulitan belaka.
3.Fokus pada solusi, bukan berkubang pada masalah yang ada.
4.Menciptakan jalan suksesnya sendiri dengan pemikiran dan inovasi yang ada.
5.Orang sukses bisa merasa takut, namun mereka kemudian mengendalikan dan mengatasinya.
6.Mereka mengajukan pertanyaan yang tepat, sehingga menegaskan kualitas pikiran dan emosional yang positif.
7.Mereka jarang mengeluh.
8.Mereka tidak menyalahkan orang lain, namun mengambil tanggung jawab atas tindakan mereka.
9.Mereka selalu menemukan cara untuk mengembangkan potensi mereka dan menggunakannya dengan efektif.
10.Mereka sibuk, produktif, dan proaktif, bukan luntang-lantung.
11.Mereka mau menyesuaikan diri dengan sifat dan pemikiran orang lain.
12.Mereka memiliki ambisi atau semangat.
13.Tahu benar apa yang diinginkan.
14.Mereka inovatif dan bukan plagiat.
15.Mereka tidak menunda-nunda apa yang ada.
16.Mereka memiliki prinsip bahwa hidup adalah proses belajar yang tiada henti.
17.Mereka tidak menganggap diri sempurna sehingga sudi belajar dari orang lain.
18.Mereka melakukan apa yang seharusnya, bukan apa yang mereka mau lakukan.
19.Mereka mau mengambil resiko, tapi bukan nekat.
20.Mereka menghadapi dan menyelesaikan masalah dengan segera.
21.Mereka tidak menunggu datangnya keberuntungan, atau kesempatan. Merekalah yang menciptakannya.
22.Mereka bertindak bahkan sebelum disuruh/ diminta.
23.Mereka mampu mengendalikan emosi dan bersikap profesional.
24.Mereka adalah komunikator yang handal.
25.Mereka mempunyai rencana dan berusaha membuatnya menjadi kenyataan.
26.Mereka menjadi luar biasa karena mereka memilih untuk itu.
27.Mereka berhasil melalui masa-masa berat yang biasanya membuat orang lain menyerah.
28.Mereka tahu apa yang penting bagi mereka dan melakukan yang terbaik yang mereka bisa.
29.Mereka memiliki keseimbangan. Mereka tahu bahwa uang hanya alat, bukan segalanya.
30.Mereka paham betul pentingnya disiplin dan pengendalian diri.
31.Mereka merasa aman karena mereka tahu mereka berharga.
32.Mereka juga murah hati dan baik hati.
33.Mereka mau mengakui kesalahan dan tidak segan untuk minta maaf.
34.Mereka mau beradaptasi dengan perubahan.
35.Mereka menjaga kesehatan dan performa tubuh.
36.Mereka rajin.
37.Ulet.
38.Mereka terbuka dan mau menerima masukan dari orang lain.
39.Mereka tetap bahagia saat menghadapi pasang surut kehidupan.
40.Mereka tidak bergaul dengan orang-orang yang salah/ merusak.
41.Mereka tidak membuang waktu dan energi emosional untuk sesuatu yang di luar kendali mereka.
42.Mereka nyaman bekerja di tempat yang ada.
43.Mereka memasang standar yang tinggi bagi diri sendiri.
44.Mereka tidak mempertanyakan mengapa mereka gagal namun memetik pelajaran dari itu semua.
45.Mereka tahu bagaimana harus rileks, menikmati apa yang ada, dan mampu bersenang-senang dalam kecerobohan sekalipun.
46.Karir mereka bukanlah siapa mereka, itu hanyalah pekerjaan.
47.Mereka lebih tertarik pada apa yang efektif ketimbang pada apa yang mudah.
48.Mereka menyelesaikan apa yang telah mereka mulai.
49.Mereka menyadari bahwa mereka bukan hanya makhluk hidup belaka, namun juga makhluk rohani.
50.Mereka melakukan pada yang mereka katakan.
Jadi, apakah ada beberapa kebiasaan yang sudah menjadi bagian dari hidup Anda saat ini?! Jika ada, kembangkan itu, dan tambahkan peluang sukses Anda dengan melakukan yang lain. Ingat, sukses bukanlah milik orang yang tidak pernah gagal, melainkan milik orang yang tidak pernah menyerah!!
Powered by Telkomsel BlackBerry®
1.Carilah dan temukan kesempatan di mana orang lain saat orang lain gagal menemukannya.
2.Orang sukses melihat masalah sebagai bahan pembelajaranan bukannya kesulitan belaka.
3.Fokus pada solusi, bukan berkubang pada masalah yang ada.
4.Menciptakan jalan suksesnya sendiri dengan pemikiran dan inovasi yang ada.
5.Orang sukses bisa merasa takut, namun mereka kemudian mengendalikan dan mengatasinya.
6.Mereka mengajukan pertanyaan yang tepat, sehingga menegaskan kualitas pikiran dan emosional yang positif.
7.Mereka jarang mengeluh.
8.Mereka tidak menyalahkan orang lain, namun mengambil tanggung jawab atas tindakan mereka.
9.Mereka selalu menemukan cara untuk mengembangkan potensi mereka dan menggunakannya dengan efektif.
10.Mereka sibuk, produktif, dan proaktif, bukan luntang-lantung.
11.Mereka mau menyesuaikan diri dengan sifat dan pemikiran orang lain.
12.Mereka memiliki ambisi atau semangat.
13.Tahu benar apa yang diinginkan.
14.Mereka inovatif dan bukan plagiat.
15.Mereka tidak menunda-nunda apa yang ada.
16.Mereka memiliki prinsip bahwa hidup adalah proses belajar yang tiada henti.
17.Mereka tidak menganggap diri sempurna sehingga sudi belajar dari orang lain.
18.Mereka melakukan apa yang seharusnya, bukan apa yang mereka mau lakukan.
19.Mereka mau mengambil resiko, tapi bukan nekat.
20.Mereka menghadapi dan menyelesaikan masalah dengan segera.
21.Mereka tidak menunggu datangnya keberuntungan, atau kesempatan. Merekalah yang menciptakannya.
22.Mereka bertindak bahkan sebelum disuruh/ diminta.
23.Mereka mampu mengendalikan emosi dan bersikap profesional.
24.Mereka adalah komunikator yang handal.
25.Mereka mempunyai rencana dan berusaha membuatnya menjadi kenyataan.
26.Mereka menjadi luar biasa karena mereka memilih untuk itu.
27.Mereka berhasil melalui masa-masa berat yang biasanya membuat orang lain menyerah.
28.Mereka tahu apa yang penting bagi mereka dan melakukan yang terbaik yang mereka bisa.
29.Mereka memiliki keseimbangan. Mereka tahu bahwa uang hanya alat, bukan segalanya.
30.Mereka paham betul pentingnya disiplin dan pengendalian diri.
31.Mereka merasa aman karena mereka tahu mereka berharga.
32.Mereka juga murah hati dan baik hati.
33.Mereka mau mengakui kesalahan dan tidak segan untuk minta maaf.
34.Mereka mau beradaptasi dengan perubahan.
35.Mereka menjaga kesehatan dan performa tubuh.
36.Mereka rajin.
37.Ulet.
38.Mereka terbuka dan mau menerima masukan dari orang lain.
39.Mereka tetap bahagia saat menghadapi pasang surut kehidupan.
40.Mereka tidak bergaul dengan orang-orang yang salah/ merusak.
41.Mereka tidak membuang waktu dan energi emosional untuk sesuatu yang di luar kendali mereka.
42.Mereka nyaman bekerja di tempat yang ada.
43.Mereka memasang standar yang tinggi bagi diri sendiri.
44.Mereka tidak mempertanyakan mengapa mereka gagal namun memetik pelajaran dari itu semua.
45.Mereka tahu bagaimana harus rileks, menikmati apa yang ada, dan mampu bersenang-senang dalam kecerobohan sekalipun.
46.Karir mereka bukanlah siapa mereka, itu hanyalah pekerjaan.
47.Mereka lebih tertarik pada apa yang efektif ketimbang pada apa yang mudah.
48.Mereka menyelesaikan apa yang telah mereka mulai.
49.Mereka menyadari bahwa mereka bukan hanya makhluk hidup belaka, namun juga makhluk rohani.
50.Mereka melakukan pada yang mereka katakan.
Jadi, apakah ada beberapa kebiasaan yang sudah menjadi bagian dari hidup Anda saat ini?! Jika ada, kembangkan itu, dan tambahkan peluang sukses Anda dengan melakukan yang lain. Ingat, sukses bukanlah milik orang yang tidak pernah gagal, melainkan milik orang yang tidak pernah menyerah!!
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Kamis, 02 Februari 2012
Bicara Dengan Bahasa Hati
Tak ada musuh yang tak dapat ditaklukkan oleh cinta.
Tak ada penyakit yang tak dapat disembuhkan oleh kasih sayang.
Tak ada permusuhan yang tak dapat dimaafkan oleh ketulusan.
Tak ada kesulitan yang tak dapat dipecahkan oleh ketekunan.
Tak ada batu keras yang tak dapat dipecahkan oleh kesabaran.
Semua itu haruslah berasal dari hati anda.
Bicaralah dengan bahasa hati, maka akan sampai ke hati pula.
Kesuksesan bukan semata-mata betapa keras otot dan betapa tajam otak anda, namun juga betapa lembut hati anda dalam menjalani segala sesuatunya.
Anda tak kan dapat menghentikan tangis seorang bayi hanya dengan merengkuhnya dalam lengan yang kuat.
Atau, membujuknya dengan berbagai gula-gula dan kata-kata manis.
Anda harus mendekapnya hingga ia merasakan detak jantung yang tenang jauh di dalam dada anda.
Mulailah dengan melembutkan hati sebelum memberikannya pada keberhasilan anda.
Kerendahan hati adalah harta yang tak ternilai sebab kadang kita harus membayar mahal dengan berbagai pengalaman yang menyakitkan baru kita memahami arti sebuah kerendahan hati.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Tak ada penyakit yang tak dapat disembuhkan oleh kasih sayang.
Tak ada permusuhan yang tak dapat dimaafkan oleh ketulusan.
Tak ada kesulitan yang tak dapat dipecahkan oleh ketekunan.
Tak ada batu keras yang tak dapat dipecahkan oleh kesabaran.
Semua itu haruslah berasal dari hati anda.
Bicaralah dengan bahasa hati, maka akan sampai ke hati pula.
Kesuksesan bukan semata-mata betapa keras otot dan betapa tajam otak anda, namun juga betapa lembut hati anda dalam menjalani segala sesuatunya.
Anda tak kan dapat menghentikan tangis seorang bayi hanya dengan merengkuhnya dalam lengan yang kuat.
Atau, membujuknya dengan berbagai gula-gula dan kata-kata manis.
Anda harus mendekapnya hingga ia merasakan detak jantung yang tenang jauh di dalam dada anda.
Mulailah dengan melembutkan hati sebelum memberikannya pada keberhasilan anda.
Kerendahan hati adalah harta yang tak ternilai sebab kadang kita harus membayar mahal dengan berbagai pengalaman yang menyakitkan baru kita memahami arti sebuah kerendahan hati.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Rabu, 01 Februari 2012
Kisah Nyata: KETIKA SRI SULTAN HAMENGKUBUWONO IX TERKENA TILANG DI PEKALONGAN
Kota batik Pekalongan di pertengahan tahun 1960-an menyambut fajar dengan kabut tipis. Pukul setengah enam pagi polisi muda Royadin yang belum genap seminggu mendapatkan kenaikan pangkat dari agen polisi kepala menjadi brigadir polisi sudah berdiri di tepi posnya di kawasan Soko dengan gagahnya. Kudapan nasi megono khas Pekalongan pagi itu menyegarkan tubuhnya yang gagah berbalut seragam polisi dengan pangkat brigadir. Becak dan delman amat dominan masa itu. Persimpangan Soko mulai riuh dengan bunyi kalung kuda yang terangguk angguk mengikuti ayunan cemeti sang kusir. Dari arah selatan dan membelok ke barat sebuah sedan hitam ber plat AB melaju dari arah yang berlawanan dengan arus becak dan delman. Brigadir Royadin memandang dari kejauhan, sementara sedan hitam itu melaju perlahan menuju ke arahnya. Dengan sigap ia menyeberang jalan di tepi posnya, ayunan tangan ke depan dengan posisi membentuk sudut sembilan puluh derajat menghentikan laju sedan hitam itu. Sebuah sedan tahun lima puluhan yang amat jarang berlalu di jalanan pekalongan berhenti di hadapannya. Saat mobil menepi, brigadir Royadin menghampiri sisi kanan pengemudi dan memberi hormat. "Selamat pagi!" brigadir Royadin memberi hormat dengan sikap sempurna. "Boleh ditunjukan rebuwes!" Ia meminta surat surat mobil berikut surat ijin mengemudi kepada lelaki di balik kaca. Jaman itu surat mobil masih diistilahkan rebuwes. Perlahan, pria berusia sekitar setengah abad menurunkan kaca samping secara penuh. "Ada apa pak polisi?" Tanya pria itu. Brigadir Royadin tersentak kaget, ia mengenali siapa pria itu. "Ya Allah ... sinuwun! (yang mulia)" kejutnya dalam hati. Gugup bukan main namun itu hanya berlangsung sedetik, naluri polisinya tetap menopang tubuh gagahnya dalam sikap sempurna. "Bapak melangar verbodden, tidak boleh lewat sini, ini satu arah! "Ia memandangi pria itu yang tak lain adalah Sultan Jogja, Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Dirinya tak habis pikir, orang sebesar Sultan HB IX mengendarai sendiri mobilnya dari Jogja ke Pekalongan yang jauhnya cukup lumayan, entah tujuannya ke mana.
Setelah melihat rebuwes, Brigadir Royadin mempersilahkan Sri Sultan untuk mengecek tanda larangan verboden di ujung jalan, namun sultan menolak. "Ya ... saya salah, kamu benar, saya pasti salah! "Sinuwun turun dari sedannya dan menghampiri Brigadir Royadin yang tetap menggengam rebuwes tanpa tahu harus berbuat apa. "Jadi ... ?" Sinuwun bertanya, pertanyaan yang singkat namun sulit bagi brigadir Royadin menjawabnya. "Em ... emm ... Bapak saya tilang, mohon maaf! "Brigadir Royadin heran, sinuwun tak kunjung menggunakan kekuasaannya untuk paling tidak bernegosiasi dengannya. Jangankan begitu, mengenalkan dirinya sebagai pejabat Negara dan Raja pun beliau tidak melakukannya. "Baik ... brigadir, kamu buatkan surat itu, nanti saya ikuti aturannya, saya harus segera ke Tegal! "Sinuwun meminta brigadir Royadin untuk segera membuatkan surat tilang. Dengan tangan bergetar ia membuatkan surat tilang, ingin rasanya tidak memberikan surat itu tapi tidak tahu kenapa ia sebagai polisi tidak boleh memandang beda pelanggar kesalahan yang terjadi di depan hidungnya. Yang paling membuatnya sedikit tenang adalah tidak sepatah katapun yang keluar dari mulut sinuwun menyebutkan bahwa dia berhak mendapatkan dispensasi. "Sungguh orang yang besar!" begitu gumamnya. Surat tilang berpindah tangan, rebuwes saat itu dalam genggamannya dan ia menghormat pada sinuwun sebelum sinuwun kembali memacu Sedan hitamnya menuju ke arah barat, Tegal.
Beberapa menit sinuwun melintas di depan stasiun Pekalongan, brigadir Royadin menyadari kebodohannya, kekakuannya dan segala macam pikiran berkecamuk. Ingin ia memacu sepeda ontelnya mengejar sedan hitam itu, tapi manalah mungkin. Nasi sudah menjadi bubur dan ketetapan hatinya untuk tetap menegakkan peraturan pada siapapun berhasil menghibur dirinya. Saat aplusan di sore hari dan kembali ke markas, ia menyerahkan rebuwes kepada petugas jaga untuk diproses hukum lebih lanjut, lalu kembali kerumah dengan sepeda abu-abu tuanya.
Saat apel pagi esok harinya, suara amarah meledak di markas polisi Pekalongan. Nama Royadin diteriakkan berkali-kali dari ruang komisaris. Beberapa polisi tergopoh-gopoh menghampirinya dan memintanya menghadap komisaris polisi selaku kepala kantor. "Royadin, apa yang kamu lakukan ... sa' enake dewe ... ora mikir ... iki sing mbok tangkep sopo heh ... ngawur ... ngawur!" "Royadin, apa yang kamu lakukan. Seenaknya sendiri, tidak mikir. Ini yang kamu tangkap siapa ha. Ngawur, ngawur!" Komisaris mengumpat dalam bahasa Jawa, di tangannya rebuwes milik sinuwun pindah dari telapak kanan ke kiri bolak-balik. Brigadir Royadin pasrah, apapun yang dia lakukan dasarnya adalah posisinya sebagai polisi, yang disumpah untuk menegakkan peraturan pada siapa saja ...memang koppeg (keras kepala) kedengarannya.
Kepala polisi Pekalongan berusaha mencari tahu di mana gerangan sinuwun, masih di Tegalkah atau tempat lain? Tujuannya cuma satu, mengembalikan rebuwes. Namun tidak seperti saat ini yang demikian mudahnya bertukar kabar, keberadaan sinuwun tak kunjung diketahui hingga beberapa hari.
Pada akhirnya kepala polisi Pekalongan mengutus beberapa petugas ke Jogja untuk mengembalikan rebuwes tanpa mengikut sertakan Brigadir Royadin. Usai mendapat marah, brigadir Royadin bertugas seperti biasa. Satu minggu setelah kejadian penilangan, banyak teman temannya yang mentertawakan bahkan ada isu yang ia dengar dirinya akan dimutasi ke pinggiran kota Pekalongan selatan.
Suatu sore, saat belum habis jam dinas, seorang kurir datang menghampirinya di persimpangan soko yang memintanya untuk segera kembali ke kantor. Sesampai di kantor beberapa polisi menggiringnya keruang komisaris yang saat itu tengah menggengam selembar surat. "Royadin ... minggu depan kamu diminta pindah!" lemas tubuh Royadin, ia membayangkan harus menempuh jalan menanjak dipinggir kota pekalongan setiap hari, karena mutasi ini, karena ketegasan sikapnya dipersimpangan Soko. "Siap pak!" Royadin menjawab datar. "Bersama keluargamu semua, dibawa!" pernyataan komisaris mengejutkan, untuk apa bawa keluarga ke tepi Pekalongan selatan, ini hanya merepotkan diri saja. "Saya sanggup setiap hari pakai sepeda pak komandan, semua keluarga biar tetap di rumah sekarang!" Brigadir Royadin menawar. "Ngawur ... Kamu sanggup bersepeda Pekalongan - Jogja? Pindahmu itu ke Jogja bukan di sini. Sinuwun yang minta kamu pindah tugas ke sana. Pangkatmu mau dinaikkan satu tingkat!" cetus pak komisaris, disodorkan surat yang ada digengamannya kepada brigadir Royadin. Surat itu berisi permintaan bertuliskan tangan yang intinya: "Mohon dipindahkan brigadir Royadin ke Jogja. Sebagai polisi yang tegas saya selaku pemimpin Jogjakarta akan menempatkannya di wilayah Jogjakarta bersama keluarganya, dengan meminta kepolisian untuk menaikkan pangkatnya satu tingkat. "Ditandatangani Sri Sultan Hamengkubuwono IX.
Tangan brigadir Royadin bergetar, namun ia segera menemukan jawabannya. Ia tak sangup menolak permntaan orang besar seperti sultan HB IX namun dia juga harus mempertimbangkan seluruh hidupnya di kota Pekalongan. Ia cinta Pekalongan dan tak ingin meninggalkan kota ini. "Mohon bapak sampaikan ke sinuwun, saya berterima kasih, saya tidak bisa pindah dari Pekalongan. Ini tanah kelahiran saya, rumah saya. Sampaikan hormat saya pada beliau, dan sampaikan permintaan maaf saya pada beliau atas kelancangan saya ! "Brigadir Royadin bergetar, ia tak memahami betapa luasnya hati sinuwun Sultan HB IX. Amarah hanya diperolehnya dari sang komisaris namun penghargaan tinggi justru datang dari orang yang menjadi korban ketegasannya.
July 2010, saat penulis mendengar kepergian purnawirawan polisi Royadin kepada sang khalik dari keluarga di Pekalongan, penulis tak memiliki waktu cukup untuk menghantar kepergiannya. Suaranya yang lirih saat mendekati akhir hayat masih saja mengiangkan cerita kebanggaannya ini pada semua sanak famili yang berkumpul. Ia pergi meninggalkan kesederhanaan perilaku dan prinsip kepada keturunannya, sekaligus kepada penulis selaku keponakannya. Idealismenya di kepolisian Pekalongan tetap ia jaga sampai akhir masa baktinya. Pangkatnya tak banyak bergeser, terbelenggu idealisme yang selalu dipegangnya erat-erat yaitu ketegasan dan kejujuran. Hormat amat sangat kepadamu pak Royadin, sang polisi sejati. Dan juga kepada pahlawan bangsa Sultan Hamengkubuwono IX yang keluasan hatinya melebihi wilayah negeri ini dari Sabang sampai Merauke.
(sumber:jogjakini.wordpress.com)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Setelah melihat rebuwes, Brigadir Royadin mempersilahkan Sri Sultan untuk mengecek tanda larangan verboden di ujung jalan, namun sultan menolak. "Ya ... saya salah, kamu benar, saya pasti salah! "Sinuwun turun dari sedannya dan menghampiri Brigadir Royadin yang tetap menggengam rebuwes tanpa tahu harus berbuat apa. "Jadi ... ?" Sinuwun bertanya, pertanyaan yang singkat namun sulit bagi brigadir Royadin menjawabnya. "Em ... emm ... Bapak saya tilang, mohon maaf! "Brigadir Royadin heran, sinuwun tak kunjung menggunakan kekuasaannya untuk paling tidak bernegosiasi dengannya. Jangankan begitu, mengenalkan dirinya sebagai pejabat Negara dan Raja pun beliau tidak melakukannya. "Baik ... brigadir, kamu buatkan surat itu, nanti saya ikuti aturannya, saya harus segera ke Tegal! "Sinuwun meminta brigadir Royadin untuk segera membuatkan surat tilang. Dengan tangan bergetar ia membuatkan surat tilang, ingin rasanya tidak memberikan surat itu tapi tidak tahu kenapa ia sebagai polisi tidak boleh memandang beda pelanggar kesalahan yang terjadi di depan hidungnya. Yang paling membuatnya sedikit tenang adalah tidak sepatah katapun yang keluar dari mulut sinuwun menyebutkan bahwa dia berhak mendapatkan dispensasi. "Sungguh orang yang besar!" begitu gumamnya. Surat tilang berpindah tangan, rebuwes saat itu dalam genggamannya dan ia menghormat pada sinuwun sebelum sinuwun kembali memacu Sedan hitamnya menuju ke arah barat, Tegal.
Beberapa menit sinuwun melintas di depan stasiun Pekalongan, brigadir Royadin menyadari kebodohannya, kekakuannya dan segala macam pikiran berkecamuk. Ingin ia memacu sepeda ontelnya mengejar sedan hitam itu, tapi manalah mungkin. Nasi sudah menjadi bubur dan ketetapan hatinya untuk tetap menegakkan peraturan pada siapapun berhasil menghibur dirinya. Saat aplusan di sore hari dan kembali ke markas, ia menyerahkan rebuwes kepada petugas jaga untuk diproses hukum lebih lanjut, lalu kembali kerumah dengan sepeda abu-abu tuanya.
Saat apel pagi esok harinya, suara amarah meledak di markas polisi Pekalongan. Nama Royadin diteriakkan berkali-kali dari ruang komisaris. Beberapa polisi tergopoh-gopoh menghampirinya dan memintanya menghadap komisaris polisi selaku kepala kantor. "Royadin, apa yang kamu lakukan ... sa' enake dewe ... ora mikir ... iki sing mbok tangkep sopo heh ... ngawur ... ngawur!" "Royadin, apa yang kamu lakukan. Seenaknya sendiri, tidak mikir. Ini yang kamu tangkap siapa ha. Ngawur, ngawur!" Komisaris mengumpat dalam bahasa Jawa, di tangannya rebuwes milik sinuwun pindah dari telapak kanan ke kiri bolak-balik. Brigadir Royadin pasrah, apapun yang dia lakukan dasarnya adalah posisinya sebagai polisi, yang disumpah untuk menegakkan peraturan pada siapa saja ...memang koppeg (keras kepala) kedengarannya.
Kepala polisi Pekalongan berusaha mencari tahu di mana gerangan sinuwun, masih di Tegalkah atau tempat lain? Tujuannya cuma satu, mengembalikan rebuwes. Namun tidak seperti saat ini yang demikian mudahnya bertukar kabar, keberadaan sinuwun tak kunjung diketahui hingga beberapa hari.
Pada akhirnya kepala polisi Pekalongan mengutus beberapa petugas ke Jogja untuk mengembalikan rebuwes tanpa mengikut sertakan Brigadir Royadin. Usai mendapat marah, brigadir Royadin bertugas seperti biasa. Satu minggu setelah kejadian penilangan, banyak teman temannya yang mentertawakan bahkan ada isu yang ia dengar dirinya akan dimutasi ke pinggiran kota Pekalongan selatan.
Suatu sore, saat belum habis jam dinas, seorang kurir datang menghampirinya di persimpangan soko yang memintanya untuk segera kembali ke kantor. Sesampai di kantor beberapa polisi menggiringnya keruang komisaris yang saat itu tengah menggengam selembar surat. "Royadin ... minggu depan kamu diminta pindah!" lemas tubuh Royadin, ia membayangkan harus menempuh jalan menanjak dipinggir kota pekalongan setiap hari, karena mutasi ini, karena ketegasan sikapnya dipersimpangan Soko. "Siap pak!" Royadin menjawab datar. "Bersama keluargamu semua, dibawa!" pernyataan komisaris mengejutkan, untuk apa bawa keluarga ke tepi Pekalongan selatan, ini hanya merepotkan diri saja. "Saya sanggup setiap hari pakai sepeda pak komandan, semua keluarga biar tetap di rumah sekarang!" Brigadir Royadin menawar. "Ngawur ... Kamu sanggup bersepeda Pekalongan - Jogja? Pindahmu itu ke Jogja bukan di sini. Sinuwun yang minta kamu pindah tugas ke sana. Pangkatmu mau dinaikkan satu tingkat!" cetus pak komisaris, disodorkan surat yang ada digengamannya kepada brigadir Royadin. Surat itu berisi permintaan bertuliskan tangan yang intinya: "Mohon dipindahkan brigadir Royadin ke Jogja. Sebagai polisi yang tegas saya selaku pemimpin Jogjakarta akan menempatkannya di wilayah Jogjakarta bersama keluarganya, dengan meminta kepolisian untuk menaikkan pangkatnya satu tingkat. "Ditandatangani Sri Sultan Hamengkubuwono IX.
Tangan brigadir Royadin bergetar, namun ia segera menemukan jawabannya. Ia tak sangup menolak permntaan orang besar seperti sultan HB IX namun dia juga harus mempertimbangkan seluruh hidupnya di kota Pekalongan. Ia cinta Pekalongan dan tak ingin meninggalkan kota ini. "Mohon bapak sampaikan ke sinuwun, saya berterima kasih, saya tidak bisa pindah dari Pekalongan. Ini tanah kelahiran saya, rumah saya. Sampaikan hormat saya pada beliau, dan sampaikan permintaan maaf saya pada beliau atas kelancangan saya ! "Brigadir Royadin bergetar, ia tak memahami betapa luasnya hati sinuwun Sultan HB IX. Amarah hanya diperolehnya dari sang komisaris namun penghargaan tinggi justru datang dari orang yang menjadi korban ketegasannya.
July 2010, saat penulis mendengar kepergian purnawirawan polisi Royadin kepada sang khalik dari keluarga di Pekalongan, penulis tak memiliki waktu cukup untuk menghantar kepergiannya. Suaranya yang lirih saat mendekati akhir hayat masih saja mengiangkan cerita kebanggaannya ini pada semua sanak famili yang berkumpul. Ia pergi meninggalkan kesederhanaan perilaku dan prinsip kepada keturunannya, sekaligus kepada penulis selaku keponakannya. Idealismenya di kepolisian Pekalongan tetap ia jaga sampai akhir masa baktinya. Pangkatnya tak banyak bergeser, terbelenggu idealisme yang selalu dipegangnya erat-erat yaitu ketegasan dan kejujuran. Hormat amat sangat kepadamu pak Royadin, sang polisi sejati. Dan juga kepada pahlawan bangsa Sultan Hamengkubuwono IX yang keluasan hatinya melebihi wilayah negeri ini dari Sabang sampai Merauke.
(sumber:jogjakini.wordpress.com)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Langganan:
Postingan (Atom)